Terapi adalah proses perawatan secara psikologis untuk meningkatkan kesehatan fisik yang dilakukan oleh seorang terapis dengan klien secara bersama dalam suatu kasus tertentu. Jenis terapi disepakati bersama tergantung kebutuhan klien. Seorang terapis harus memiliki latar belakang pendidikan/bidang yang sesuai dengan jenis terapi dan kemampuan perawatan (komunikasi, intuisi, empati hingga penyembuhan). Proses perawatan ini memiliki ruang lingkup yang sangat luas dan berkesinambungan. Ruang lingkup psikologi seseorang yang berhubungan dengan kondisi nature dan nurture. Nature adalah kondisi manusia sejak terlahir didunia (dilihat dari garis keturunan, tempat dilahirkan, suku-ras, fisik). Nurture adalah kondisi latar belakang lingkungan sekelilingnya yang membentuk karakter/kepribadian seseorang.

Jadi proses 'terapi' akan memiliki waktu yang cukup panjang sehingga semua aspek bisa terpenuhi dan berhasil secara maksimal. Konsistensi juga sangat dibutuhkan dalam proses terapi, itulah sebabnya ada terapi yang harus dilakukan seumur hidup. Seperti halnya dalam melakukan diet sehat (mengubah gaya hidup, pola makan sehat, olahraga cukup) yang dilakukan seumur hidup.

Banyak metode dan media yang digunakan dalam proses terapi. Semua tergantung dengan kebutuhan dan kemampuan klien dalam merespon terapi tersebut. Salah satunya adalah Terapi Musik.


Terapi Musik adalah Seni, Sains dan proses Interpersonal.

Seni; subyektifitas, individualitas, kreativitas dan keindahan.

Sains; obyektifitas, universal, meningkatkan kualitas dan logis.

Interpersonal; empati, komunikasi, simpati dan membangun hubungan yang lebih baik.



Music is invisible, BUt we Know it's there.

We cannot touch it, BUt it can be Played.

We cannot taste it, BUt it can be Savored.

We cannot smell it, yet it fills the air with Fragrance.

Once the Tao of Music is felt, it is never Forgotten.


*the TAO of Music*


Musik selalu ada di sekitar kita. Bunyi-bunyi yang membuat kebisingan bagi telinga seringkali kita alami. Bunyi bising orang berbicara, bunyi kendaraan, klakson, bunyi mesin-mesin pabrik tempat kita bekerja bahkan bunyi musik yang selalu kita dengar di mall, yang kadangkala tidak ingin kita dengarkan (karena lagu-lagu yang tidak sesuai dengan mood kita saat itu). Semua bunyi yang mengganggu ini dapat menimbulkan tekanan dalam diri sendiri, membangkitkan emosional yang tidak baik sehingga mengakibatkan kondisi psikis yang tidak seimbang. Hal ini seringkali ditunjang dengan rutinitas yang membuat stress berkepanjangan. Pada akhirnya emosi yang tidak seimbang tentu akan berpengaruh terhadap kondisi fisik manusia.


Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi seperti ini:

  1. Relax, tetap tenang. Tarik nafas dalam, dengarkan dengan tersenyum.

  2. Berpikir positif denagn situasi yang kita hadapi.

  3. Melakukan pekerjaan dengan gembira.

  4. Fokus pada prioritas kegiatan/pekerjaan. Hindari berbicara yang menimbulkan argumentasi tidak penting.

  5. Melatih hidup sehat. Tidak mengkonsumsi makanan/minuman yang tidak berguna bagi tubuh.

  6. Bersosialisasi. Biasakan bercerita dengan teman/sahabat untuk membangun komunikasi yang baik.

  7. Olahraga, jika ada waktu lebih lakukan olahraga secara rutin. Minimal lakukan jalan kaki ataupun naik/turun menggunakan tangga.

  8. Berpikir dengan jernih dalam menghadapi masalah.

  9. Berikan semangat kepada diri sendiri untuk bisa menghadapai situasi apapun.

  10. Ambil waktu untuk tenang dengan mendengarkan Musik yang sesuai dengan diri sendiri. Biarkan nada-nada, bunyi Musik mengalir dalam jiwa dan memberi kedamaian.

Hadapi setiap masalah dengan langkah kecil, sehingga kita bisa melewati dengan aman dan nyaman.

Kenali lebih jauh mengenai Terapi Musik, melalui bincang santai #selayarber2

Carousel imageCarousel imageCarousel imageCarousel imageCarousel imageCarousel imageCarousel image